Friday, November 29, 2013

Rinduku Padamu Jogjakarta

Setelah beberapa bulan, saya tidak berkunjung ke kota adem, ayem, tentrem dan loh jinawi dengan orangnya yang ramah dan kehidupan yang sederhana dimana saya mendapat begitu banyak pelajaran hidup (persepsi jogja menurut saya). Kalau berbicara seputar jogja, saya teringat akan keraton nan megah tetapi sederhana, pantai parangtritis yang ganas akan ombaknya tapi begitu tenang, panasnya udara diluar yang menyengat tetapi tetap sejuk dihati. 
 
Pasar Beringharjo

Kali ini saya berkesempatan mengunjungi jogja, bertemu sanak saudara dan menghabiskan waktu untuk liburan keluarga di pantai parangtritis. Orang berkata pantai parangtritis sudah tidak sebagus dulu karena semakin banyak sampah dan tempat yang belum tertata rapi serta mulai tidak terawat. Akan tetapi, ketika saya berkunjung kesana di sore hari ternyata kondisi pantainya cukup baik dan bersih. Di waktu matahari terbenam, gelombang pantai terlihat tinggi dan ganas, semribit angin pantai mengalihkan perhatian saya akan keelokan dan kemegahannya. Panjangnya pantai yang dapat disusuri dengan andong atau hanya sekedar jalan santai dapat dilakukan sembari menikmati semilirnya angin. 



Sembari melihat sunset, kami duduk diatas pasir dan memandang dua ponakan yang lari kesana kemari. Adikku yang sibuk dengan kameranya, kakakku yang asyik berbincang dengan ibu mertuanya, bapak-bapak yang jagain anak-anaknya berlarian di tepi pantai terlihat menikmati suasana pantai. Tak terasa matahari mulai tenggelam, akhirnya kami melanjutkan perjalanan menuju pantai depok dimana disana ada pasar ikan. Berbagai jenis ikan laut diperjualbelikan dan dapat dimasak langsung di tempat. Kami memutuskan untuk makan malam di sini. Ikan segar yang diolah dengan bumbu yang penuh rempah-rempah membuat ikan semakin berasa dan siap untuk disantap dengan minuman es beras kencur yang menyegarkan tenggorokan. Setelah itu kami kembali ke rumah karena waktu sudah semakin larut. 



 
 
Menyenangkan memang dapat menghabiskan liburan dengan sanak saudara walau hanya sebentar. Inilah liburan keluarga yang sesungguhnya, dapat saya rasakan bahwa kenikmatan berwisata tidak hanya tergantung pada daya tarik objek wisata . Akan tetapi akan lebih sempurna apabila menikmatinya dengan orang yang kita sayangi dan menyayangi kita.

 

No comments:

Post a Comment